a.    Konflik Dilihat dari Fungsi

Berdasarkan fungsinya konflik dibagi menjadi dua macam, yaitu :

1)    Konflik Fungsional (functional Conflict)

Konflik fungsional adalah konflik yang mendukung pencapaian tujuan kelompok, dan memperbaiki kinerja kelompok

2)    Konflik Disfungsional (Dysfunctional Conflict)

Konflik disfungsional adalah konflik yang merintangi pencapaian tujuan kelompok

 

b.    Konflik Dilihat dari Pihak yang Terlibat

Berdasarkan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya, konflik dibagi menjadi enam macam, yaitu :

1)    Konflik dalam Diri Individu (Conflict within The Individual)

Konflik ini terjadi jika seseorang harus memilih tujuan yang saling bertentangan, atau karena tuntutan tugas yang melebihi batas kemampuannya

2)    Konflik antar-Individu (Conflict among Individuals)

Konflik ini terjadi karena perbedaan kepribadian (personality differences) antara individu yang satu dengan individu yang lain

3)    Konflik antara Individu dan Kelompok (Conflict among Individuals and Groups)

Konflik ini terjadi jika individu gagal menyesuaikan diri dengan norma-norma kelompok tempat ia bekerja

4)    Konflik antar Kelompok dalam Organisasi  yang Sama (Conflict among Groups in the Same Organization)

Konflik ini terjadi karena masing-masing kelompok memiliki tujuan yang berbeda dan masing-masing berupaya untuk mencapainya

5)    Konflik antar Organisasi (Conflict among Organizations)

Konflik ini terjadi jika tindakan yang dilakukan oleh organisasi menimbulkan dampak negative bagi organisasi lainnya. Misalnya, dalam perebutan sumber daya yang sama

6) Konflik antar Individu dalam Organisasi yang Berbeda (Conflict among Individuals in Different Organization)

Konflik ini terjadi sebagai akibat sikap atau perilaku dari anggota suatu organisasi yang berdampak negative bagi anggota organisasi yang lain. Misalnya, seorang manajer public relations yang menyatakan keberatan atas pemberitaan yang dilansir seorang jurnalis.