Bukan Hanya Sekedar Nilai, Berikut Pelajaran Penting dari Sumatif Akhir Semester

Konten [Tampil]

Untuk mengetahui sejauh mana tingkat ketercapaian belajar siswa, setiap satuan pendidikan biasanya akan melakukan penilaian atau asesmen setelah proses pembelajaran berakhir. Contohnya sekarang, di mana sedang dilaksanakan kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Semester Genap.

Sumatif Akhir Semester


Ada dua jenis asesmen yang akan diikuti oleh para siswa, pertama asesmen formatif dan yang kedua adalah asesmen sumatif. Kedua istilah asesmen ini muncul pada implementasi Kurikulum Merdeka yang saat ini berlaku pada sistem pendidikan di Indonesia.

Ingin Study Tour? Berikut Syarat yang Harus Terpenuhi Satuan Pendidikan

Konten [Tampil]

Pasca Bus Pariwisata Trans Putera Fajar dengan nomor polisi AD 7524 OG yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok mengalami kecelakaan maut di Jalan Ciater, Subang, Jawa Barat (Jabar) yang menyebabkan 11 orang tewas, membuat pejabat di lingkungan Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian penuh terhadap peristiwa tersebut.

syarat study tour


Kecelakaan yang terjadi Sabtu (11/5) malam itu berbuntut panjang, dikutip dari detiknews.com di mana Pemprov Jabar menerbitkan edaran yang memperketat izin pelaksanaan study tour oleh satuan pendidikan. Dalam surat edaran itu, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau agar study tour dilaksanakan di dalam kota wilayah Provinsi Jabar.

Interaksi Sosial : Pengertian, Ciri-ciri, Jenis, Hal yang Mempengaruhi, dan Bentuk Interaksi Sosial (Materi Sosiologi Kelas 10 SMT Ganjil)

Konten [Tampil]

Sebagai individu manusia bisa saja dapat hidup secara sendiri, namun apakah bisa manusia sebagai makhluk sosial bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain? Sepertinya akan sangat sulit jika manusia sebagai makhluk sosial dipaksa hidup sendiri, karena setidaknya akan membutuhkan orang lain saat mempunyai kebutuhan yang mesti dipenuhi.

Interaksi Sosial


Maka dari itulah, manusia memiliki dua sebutan yakni sebagai mahkluk pribadi atau individu dan sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial inilah setiap orang atau individu akan membutuhkan keberadaan individu lainnya terlebih saat ingin mewujudkan kebutuhan-kebutuhannya. Dalam istilah sosiologi, hubungan individu atau kelompok yang satu dengan individu atau kelompok lainnya itu dikenal dengan istilah interaksi sosial.

Ini dia 9 (Sembilan) Fasilitas Olahraga yang ada di Lapangan Merdeka Sukabumi yang Wajib Dicoba! !

Konten [Tampil]

Bagi masyarakat Sukabumi pasti sudah tidak asing lagi dengan tempat yang satu ini, sebuah lapangan yang biasa dikunjungi banyak orang di akhir pekan, hanya untuk sekedar berolahraga atau untuk melepas kepenatan setelah beraktivitas seminggu penuh. Tempat itu namanya Lapangan Merdeka.

Lapangan Merdeka


Lapangan ini selain digunakan untuk berolahraga, sering juga digunakan untuk kegiatan kenegaraan seperti upacara, kegiatan keagamaan seperti sholat ied, atau juga digunakan untuk pergelaran publik seperti konser dan pameran.

Saat Kurikulum Merdeka Menjadi Kurikulum Nasional

Konten [Tampil]

Banyak kemajuan yang diperoleh oleh satuan pendidikan dan peserta didiknya ketika menerapkan kurikulum merdeka dalam setiap proses pembelajaran di sekolahnya.

Ini Dia! 3 Karakter yang Mesti Dikembangkan Guru dalam Setiap Kali Mengajar

Konten [Tampil]

Sejak diluncurkan pada bulan Pebruari 2022, Kurikulum Merdeka telah banyak memberikan dampak positif terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Meski begitu, kurikulum merdeka ini belum sepenuhnya ditetapkan di seluruh satuan pendidikan di Indonesia.

Kurikulum merdeka


Ada perbedaan yang kentara antara kurikulum merdeka dengan kurikulum sebelumnya yaitu Kurikulum 2013. Salah satunya kurikulum merdeka telah memberikan ruang kepada setiap guru untuk berimprovisasi dalam setiap pengajarannya. Setiap guru yang satu dengan guru lainnya tidak harus sama cara mengajarnya, meski mengajar di jenjang atau kelas yang sama.

Meski berbeda, tetapi minimal ada tiga karakteristik Kurikulum Merdeka yang dapat ditemukan di mana pun guru mengajar.

  1. Pengembangan soft skills dan karakter profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran berbasis projek.
  2. Fokus pada materi yang esensial dan relevan, sehingga siswa memiliki waktu yang cukup untuk membangun kompetensi literasi dan numerasi.
  3. Keleluasaan guru untuk menerapkan pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan capaian dan perkembangan tiap-tiap siswa.
Referensi :
https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/kurikulum-nasional-2024-di-depan-mata-apa-kabar-kurikulum-merdeka

Tindakan Sosial (Materi Sosiologi Kelas 10 MA/SMA Semester Ganjil)

Konten [Tampil]

Pada dasarnya manusia itu selain disebut sebagai makhluk pribadi tetapi disebut juga sebagai makhluk sosial. Artinya segala tindakan maupun segala proses dalam berperilakunya tidak bisa dilepaskan dari orang atau kelompok sosial lainnya. Lebih lanjut, untuk memenuhi segala kebutuhannya relatif tidak bisa dikerjakan tanpa orang lain.

Tindakan Sosial


Setiap tindakan itu, dalam sosiologi dikenal dengan istilah Tindakan Sosial. Lalu apa itu tindakan sosial?

Ini Dia 10 Hal Unik yang Akan Dinikmati Wisatawan Pantai Ujung Genteng Sukabumi

Konten [Tampil]

Kira-kira apa sih yang paling ditunggu di saat liburan tiba? Ya, yang pasti menikmati masa liburan tersebut dengan sesuatu yang bisa bikin fresh dan happy. Dan salah satu yang bisa bikin fresh adalah jalan-jalan, healing, piknik atau apapun namanya, baik bersama keluarga, rekan kerja maupun dengan para sahabat.

Alhamdulillah di masa liburan paska idul fitri tahun ini, saya punya kesempatan untuk berlibur bersama, baik dengan keluarga dan juga bersama para rekan kerja. Dengan keluarga, meski hanya jalan-jalan ke tempat liburan yang dekat-dekat saja, tapi keseruan, kebersamaan dan feel nya alhamdulillah dapet.

Gejala Sosial

Konten [Tampil]

Sosiologi


1. Pengertian Gejala Sosial

Gejala Sosial adalah masalah sosial yang memengaruhi dan dipengaruhi oleh perilaku manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Gejala sosial juga dapat diartian sebagai fenomena sosial. Munculnya fenomena sosial tersebut berawal dari adanya perubahan sosial. Perubahan sosial tidak bisa kita hindari namun kita perlu mengantisipasi. Pengertian gejala sosial juga dapat kita artikan sebagai sebuah peristiwa yang sering terjadi pada lapisan masyarakat baik masyarakat tradisional maupun masyarakat modern.

Tujuan, Fungsi dan Peran Sosiologi

Konten [Tampil]

Sosiologi mempunyai tujuan pokok meningkatkan kemampuan manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Bagi kamu, sosiologi bertujuan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan dalam berperilaku di dalam menghadapi perbedaan-perbedaan yang muncul dalam masyarakat yang mencakup berbagai faktor baik sosial maupun budaya.

Sosiologi


1. Fungsi/Kegunaan Sosiologi

a. Fungsi Sosiologi dalam Perencanaan Sosial

Perencanaan sosial merupakan kegiatan untuk mempersiapkan masa depan individu di masyarakat. Tujuannya untuk mengatasi kemungkinan munculnya masalah-masalah saat terjadinya perubahan. Perencanaan sosial bersifat antisipatif, maksudnya: bersifat mencegah, mempersiapkan untuk sesuatu yang mungkin terjadi.

Fungsi Sosiologi dalam Perencanaan Sosial:

  • Perencanaan sosial merupakan alat untuk mengetahui perubahan yang terjadi di masyarakat
  • Perencanaan disusun atas dasar kenyataan yang factual
  • Perencanaan sosial digunakan untuk mengantisipasi berbagai masalah yang timbul di masyarakat
  • Perencanaan sosial sebagai alat untuk mengetahui perkembangan masyarakat, sehingga dapat meng- himpun kekuatan sosial di masyarakat
  • Sosiologi memahami perkembangan masyarakat , baik desa maupun kota, sehingga proses penyusunan perencanaan sosial dapat dilakukan.

b. Fungsi Sosiologi dalam Penelitian

Penelitian merupakan suatu usaha untuk meningkatkan ilmu. Dalam sosiologi, penelitian berguna untuk memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat. Kegiatan penelitian dalam sosiologi, biasanya mengkaji berbagai gejala yang ada di masyarakat. Dengan penelitian, akan diperoleh suatu rencana penyelesaian masalah sosial yang baik. Dari data yang dihasilkan dari penelitian sosiologis, pengambil keputusan dapat menyusun rencana penyelesaian suatu masalah sosial, seperti cara untuk mencegah kenakalan remaja dan mengatasi masalah pengangguran, maupun meningkatkan rasa solidaritas antarwarga yang semakin memudar.

Fungsi Sosiologi dalam penelitian sosial:

  • Untuk mempertimbangkan berbagai gejala sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat
  • Untuk memahami pola tingkah laku manusia di masyarakat
  • Untuk bersikap hati-hati dan selalu berpikir rasional
  • Untuk dapat melihat perubahan tingkah laku anggota masyarakat
  • Untuk dapat memahami simbol, kode, dan berbagai istilah yang menjadi obyek penelitian.

c. Fungsi Sosiologi dalam Pembangunan

Pembangunan adalah perubahan yang dilakukan dengan terencana dan terarah.

Proses pembangunan bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik secara spiritual maupun material. Dalam pembangunan, Sosiologi berfungsi untuk memberikan data sosial yang diperlukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, maupun penilaian pembangunan.

Tahap-tahap dalam Pembangunan:

  • Tahap Perencanaan : untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, sehingga memerlukan data-data yang relatif lengkap, yang meliputi: Pola interaksi sosial, kelompok sosial, lembaga sosial, stratifikasi sosial
  • Tahap Pelaksanaan. Pada tahap pelaksanaan perlu diadakan pengawasan terhadap kekuatan sosial dan perubahan sosial di masyarakat. Caranya adalah dengan mengadakan penelitian terhadap pola kekuasaan dan wewenang yang ada di masyarakat dan melakukan pengamatan terhadap perubahan yang terjadi.
  • Tahap Evaluasi. Dalam tahap ini, dilakukan analisis dampak sosial pembangunan. Keberhasilan pembangunan hanya dapat dinilai melalui evaluasi. Dalam tahap ini juga dapat diidentifikasikan terjadinya kekurangan dan kemunduran. Melalui evaluasi dapat dilakukan perbaikan, penambahan, dan peningkatan ke arah yang lebih baik.

d. Fungsi Sosiologi dalam Pemecahan Masalah Sosial

Masalah merupakan keadaan yang dianggap sebagai suatu kesulitan yang perlu diselesaikan. Masalah muncul karena ada kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Masalah sosial yang ada di masyarakat berkaitan dengan nilai-nilai dan lembaga kemasyarakatan. Disebut masalah sosial karena dapat mengganggu keharmonisan di masyarakat. Oleh karena itu masalah sosial harus ada pemecahannya agar tercipta kestabilan dan keharmonisan di masyarakat.

Metode pemecahan masalah sosial ada 3 (tiga):

  • Metode antisipatif: tindakan yang sifatnya mencegah, serta mempersiapkan untuk sesuatu yang mungkin terjadi.
  • Metode Represif: tindakan agar membuat jera pelaku pelanggaran.
  • Metode Restitusif: tindakan yang berupa pemberian penghargaan/reward kepada seseorang yang menaati hukum

2. Peran Sosiologi

  1. Sosiolog sebagai ahli riset. Para sosiolog melakukan riset ilmiah. Tujuannya adalah mencari data kehidupan sosial masyarakat.
  2. Sosiolog sebagai konsultan kebijakan. Prediksi sosiologi dapat membantu memperkirakan pengaruh kebijakan sosial yang mungkin terjadi.
  3. Sosiolog sebagai praktisi. Beberapa sosiolog terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan masyarakat.
  4. Sosiolog sebagai guru atau pendidik.