Semua orang pasti pernah merasakan situasi penat, tak terkecuali aku sendiri sering berada pada situasi penat. Dimana tubuhku lelah, letih capek dan buntu dalam berpikir dan bergerak.

Aku merasakan penat, biasanya ketika aku sedang berada pada kondisi mengerjakan tugas yang sangat menumpuk dan dituntut deadline pengerjaannya. Dan yang lebih menambah stress ketika pekerjaan banyak tapi ide ide kreatif sulit muncul, yang ada kepala pusing, punggung berat, tulang belakang dingin dan otak tidak mau diajak bekerja.

Ketika berada pada situasi seperti itu, biasanya saya berhenti dan menunda pekerjaan. Dan pengalaman saya, saya sering melakukan hal-hal sebagai berikut :

Pertama, meluruskan badan dengan cara telentang lurus tanpa sandaran. Dengan mata tertutup saya kemudian mengatur pernafasan. Biasanya saya lakukan tidak lebih dari lima menit. Gerakan ini saya lakukan pada saat setelah bekerja sambil duduk di bawah.

Kedua, pengalaman saya kalau bekerja di atas kursi, setiap satu atau dua jam, saya selalu berdiri dan menggerakkan badan, dan tangan dengan cara peregangan.

Ketiga, keluar ruangan dan melihat daun daun yang hijau sambil mengambil nafas agar peredaran darah kembali fit.

Keempat, minum air putih sesekali air putih hangat. Berdasarkan pengalaman, biasanya badan akan kembali seger.

Kelima, segera melakukan istirahat yakni tidur. Saya pribadi kalau sudah capek, saya langsung tidak memaksa mata dan tubuh untuk terus bekerja. Bagi saya, ketika kita mengistirahatkan badan berarti kita telah menghargai diri kita sendiri.

Barangkali itu pengalaman saya ketika dilanda rasa penat. Meskipun secara medis, jujur apa yang saya lakukan udah benar atau tidak, saya tidak tau sama sekali.