Kajian ilmu sosiologi dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Sosialisasi dalam Proses Pembentukan Keperibadian

Sosialisasi merupakan proses mempelajari atau menanamkan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Sosialisasi dimulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga. Keluarga merupakan agen sosialisasi pertama dan paling utama dalam pembentukan keperibadian sehingga disebut agen sosialisasi primer. Selain itu, sosialisasi dapat diperoleh dari luar rumah yaitu lingkungan sekolah, teman sebaya, dan masyarakat. Sosialisasi ini disebut sosialisasi sekunder.

  • Interaksi Sosial
Interaksi merupakan hubungan dinamis yang terjadi antarindividu, individu dan kelompok serta kelompok dengan kelompok. Interaksi disebut juga hubungan sosial. Syarat terjadinya interaksi sosial yaitu kontak sosial dan komunikasi. Pada saat ini interaksi sosial dapat terjalin dengan mudah karena pengaruh perkembangan teknologi komunikasi. Interaksi sosial dengan menggunakan media komunikasi dapat terjalin tanpa harus bertatap muka.
  • Nilai dan Norma
Nilai merupakan prinsip dasar atau kualitas dasar yang dianggap penting bagi seseorang atau masyarakat. Norma merupakan aturan atau tata tertib yang dibentuk masyarakat untuk mewujudkan keteraturan dalam masyarakat.
  • Kelompok Sosial
Menurut Richard T. Schaefer Kelompok diartikan sebagai sejumlah manusia dengan norma, nilai dan harapan yang sama dengan saling berinteraksi secara teratur. Keluarga, komunitas dan peserta didik dalam sekolah merupakan contoh kelompok sosial dalam masyarakat. Kelompok sosial terbentuk karena kecendrungan masyarakat menjalin hubungan sosial. Hubungan sosial yang terjalin dalam masyarakat bertujuan mencukupi kebutuhan anggota masyarakat.
  • Lembaga Sosial
Menurut Paul B. Horton dan Chester L. Hunt, Lembaga sosial adalah sistem norma sosial dan hubungan-hubungan terorganisasi yang menyatukan nilai-nilai dan prosedur tertentu dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Lembaga sosial terbentuk untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lembaga sosial antara lain lembaga keluarga, ekonomi, pendidikan , agama, politik dan hukum.
  • Penyimpangan Sosial
Penyimpangan sosial merupakan segala bentuk perilaku yang tidak sesuai nilai dan norma masyarakat. Penyimpangan sosial disebut juga dengan deviasi sosial. Penyimpangan sosial dapat dilakukan oleh individu atau kelompok . Berdasarkan sifatnya penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi empat jenis, yaitu primer, sekunder, positif dan negatif.
  • Mobilitas Sosial
Mobilitas sosial merupakan pergerakan atau perpindahan status seseorang atau kelompok sosial dari suatu lapisan sosial menuju lapisan sosial lain. Mobilitas sosial dapat dibedakan dalam tiga bentuk, yaitu mobilitas vertikal, mobilitas horizontal dan mobilitas lateral. Mobilitas vertikal merupakan perpindahan yang bersifat naik atau turun (tidak sederajat). Mobilitas horizontal merupakan perpindahan yang terjadi dalam tingkatan yang sama (sederajat). Sementara itu, mobilitas lateral merupakan perpindahan individu atau kelompok dari satu wilayah ke wilayah lain tanpa mengubah status sosialnya.
  • Pengendalian Sosial
Pengendalian sosial merupakan upaya penertiban yang dilakukan oleh masyarakat. Pengendalian sosial bertujuan menjaga keteraturan dan keseimbangan dalam masyarakat. Pengendalian sosial dapat dilakukan melalui pengendalian formal dan nonformal. Pengendalian formal dilakukan secara sadar yaitu disengaja, terencana dan memiliki sanksi tegas. Sementara itu, pengendalian nonformal dilakukan secara kolektif oleh masyarakat melalui desas desus, pengucilan, celaan dan ejekan.
  • Perubahan Sosial
Perubahan sosial merupakan bagian dari proses perkembangan masyarakat. Menurut Selo Soemardjan perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan yang memengaruhi sistem sosial masyarakat, termasuk nilai-nilai, sikap, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok. Perubahan sosial dapat menimbulkan dampak positif dan negatif.
  • Struktur Sosial
Struktur sosial merupakan tatanan atau susunan sosial yang membentuk kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat. Struktur sosial dalam masyarakat dapat dibedakan menjadi dua, yaitu diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial. Diferensiasi sosial menunjukan pembedaan antarkelompok secara horizontal. Sebagai contoh perbedaan suku bangsa, ras, agama, dan golongan. Stratifikasi sosial menunjukan sistem pelapisan sosial secara vertikal.

BACA JUGA :