Ngeblog dan Bikin Buku Digital Elektronik

Konten [Tampil]

Awal Ngeblog

Blog bermaterikan pelajaran sosiologi, sosiolog dunia, dan hal lain yang bermanfaat
Kalau tidak salah saya buat blog itu pada tahun 2011, tidak ada misi apapun hanya ingin coba coba aja bikin blog pada saat itu. Jujur saya suka hal hal yang berhubungan dengan sesuatu yang berkenaan dengan dunia digital, meskipun terkadang berhenti ketika dihadapkan dengan sesuatu yang sulit dipahami, seperti istilah istilah baru tentang software, dan sejenisnya.

Sejak membuat blog ditahun 2011, tidak banyak tulisan yang saya tulis, saya lebih banyak mengutak ngatik template blog saja, bagaimana menampilkan video dan gambar, serta menambah musik ke dalam blog saya. Baru di tahun 2015 saya kembali aktif membuka blog dan mengisi konten didalamnya, untungnya username dan password nya tidak lupa. Yang menjadi motivasi kembali saat itu adalah karena saya mengajar di salah satu madrasah atau sekolah tingkat atas tepatnya madrasah Aliyah. Saya ingin memanfaatkan blog saya itu, sebagai media pembelajaran saya dengan anak-anak. Mulai dari perangkat pembelajaran, seperti program tahunan, program semester hingga soal soal penilaian akhir tahun saya tulis di blog saya. Dengan harapan setiap anak didik saya bisa mengakses blog saya pada saat belajar di rumah.

Namun, karena keterbatasan media yang dimiliki siswa serta belum terbiasanya anak anak belajar dengan berbasis web, akhirnya blog saya kembali "ditinggalkan". Tapi sesekali ditengok sih.


Aktif Lagi Gara-gara Pandemi

Tanpa diduga di akhir bulan Maret tahun 2020, kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring alias online. Semua orang tentu tahu, semuanya disebabkan oleh merebaknya virus covid-19 atau yang disebut dengan virus Corona. Semua aktifitas dibatasi, tak terkecuali aktifitas belajar mengajar siswa di sekolah.

Baik guru-guru maupun para siswa terpaksa harus beradaptasi dengan belajar online di rumah. Semua siswa menerima tugas dari gurunya melalui berbagai media digital. Ada yang lewat WhatsApp grup, google classroom, atau lewat link yang langsung menuju pada blog.

Keadaan pandemi ini juga memaksa saya harus beradaptasi dengan pembelajaran online. Mulanya saya sering memberikan tugas dengan langsung memotret buku pelajaran. Tapi lama kelamaan banyak anak didik yang mengeluh. Lagi lagi karena terkendala kuota internet. Akhirnya saya coba dengan mengetik materi pelajaran langsung di WhatsApp grup kelas. Alhamdulillah anak anak tidak banyak mengeluh, karena kalau hanya tulisan masih bisa dilihat hanya dengan menggunakan kuota yang gratis. Berbeda dengan tugas yang berbentuk foto, yang wajib harus ada kuota. Tapi temen temen guru masih ada juga yang mengandalkan foto saat memberikan tugas kepada siswa.

Diawal tahun pelajaran 2020/2021, saya terinspirasi oleh rekan kerja saya, Yonal Regen, yang setiap kali memberikan tugas kepada anak-anak, selain ditulis rangkumannya, tapi diakhir tugas selalu disampaikan kalimat "untuk lebih jelasnya silahkan untuk melihat di link berikut", di bawahnya selalu diselipkan link atau tautan yang langsung masuk ke blognya apabila di klik.

Akhirnya, kalau Pak Yonal bisa, kenapa saya enggak bisa. Mulailah saya kembali membuka "rumah blog" saya yang sudah lama ditinggalkan. Sejak itu saya mulai meniru rekan saya, Yonal,  ketika memberikan materi pelajaran, diakhir selalu ditulis tautan yang langsung masuk ke blog saya.

Bahkan untuk lebih menghidupkan blog saya, saya selalu menyampaikan kepada anak-anak untuk tugasnya harus langsung ditulis di kolom komentar tulisannya.

Kalau tidak salah, diakhir tahun 2020, saya mulai berdiskusi dengan Pa Yonal, karena pa Yonal sudah tidak lagi menggunakan blog yang versi gratis, tetapi sudah membeli domain web. Dari diskusi itu saya mulai tertarik dengan blog yang digarap oleh beiau. Saya selalu mengikuti tulisan di blognya, tulisannya menurut pribadi saya sudah bagus, kata per kata nya sudah runtut, enak dibacanya, dan mudah dipahaminya. Ternyata oh ternyata, Pa Yonal sudah lama mempelajari seputar blog, bahkan di salah satu tulisannya, beliau  pernah mengikuti coaching blog yang diadakan oleh blogger yang sekarang saya ikuti.

Tanpa berfikir lama, saya pun mengikuti langkah Pa Yonal, yaitu membeli domain. Karena selama ini saya menggunakan blog yang gratisan yakni blogspot. Di bawah arahan Pa Yonal, mulai dari ditunjukan tempat membeli domainya, hingga settingnya, semuanya dibantu oleh beliau. Bagi saya beliau adalah seorang  blogger dan penulis yang sudah punya karakter di tulisan nya, maka tidak salah jika beliau mendapatkan penghargaan dari Kementrian Agama Kabupaten Sukabumi lewat tulisannya yang dikumpulkan dengan penulis lainnya dalam sebuah buku yang berjudul "Guru Bagja, Guru Madrasah". Pokoknya terima kasih buat rekan sekaligus "brother" buat saya.


Blog dan Buku Digital

Blog dan Buku Digital. Memudahkan Kita membuka materi dimanapun dan kapanpun


Karena saya guru mata pelajaran sosiologi, dan di blog lama juga diberi judul yang berbau sosiologi, maka setelah membeli domain itu, blog perubahan pun diberi judul tidak jauh dengan latar belakang ilmu saya, yaitu "www.sahabatsosiologi.com"

Setelah situs itu jadi, saya mulai aktif bahkan setiap 2-3 hari saya harus menulis di blog saya. Karena sementara fokusnya tentang materi sosiologi, maka hampir semua tulisan saya lebih banyak tentang materi sosiologi SMA/MA kelas 10, 11 dan 12. Dan alhamdulilah semua materi sosiologi kelas 10, 11, dan 12 untuk semester genap selesai saya tulis di blog saya.

Ada keuntungan ketika semua materi sosiologi SMA/MA saya tulis di blog saya, salah satunya saya seperti punya buku digital atau elektronik, yang bisa di bawa kemana-kemana dan bisa dibuka kapanpun dan dimanapun. Misalnya pengalaman saya ketika buku paket lupa dibawa, saya tidak perlu khawatir karena saya bisa langsung mengakses tulisan saya di blog. Begitu pun saat harus memberikan tugas kepada anak-anak, sementara saya tidak sedang memegang buku paket, saya bisa langsung mengcopy paste tulisan yang di blog, atau bisa langsung diberikan tautan link nya. Jadi kalau ngajar, selain bawa buku paket, saya tidak lupa juga membawa handphone saya.


Sepertinya itulah tujuan besar saya mengelola blog untuk saat ini. Yaitu menulis semua materi sosiologi SMA/MA mulai kelas 10 hingga kelas 12, ditambah para tokoh-tokoh sosiolog. Yang tujuan akhirnya bisa memiliki buku atau referensi digital elektronik, yang bisa diakses dimanapun dan kapanpun. Bahkan di blog saya diberikan link unduh materinya secara gratis.

Walaupun lebih mengutamakan dan memfokuskan pada tulisan seputar materi sosiologi untuk SMA/MA, tapi karena saya juga ikut gabung komunitas “1 minggu 1 cerita”, yang membiasakan harus menulis setiap minggu dengan tema yang berbeda, maka jangan heran jika blog saya jadi “pelangi” alias macam-macam tema. Apalagi sekarang dapat kesempatan untuk ikut “Blogspedia Coaching#2” yang dipandu oleh @Marita Ningtyas, maka pasti banyak tulisan keluar dari focus saya. Tentunya saya berharap dengan diawali bismilah bisa menyelesaikan pelatihan ini sampai tuntas. Amin.

Boleh ditengok :

Kedepannya saya ingin blog ini bisa dijadikan bukan hanya menulis materi sosiologi, juga bisa dijadikan sebagai tempat pelatihan akhir semester secara online.

Memang tidak mudah mengatur  waktu dalam menulis di blog tersebut, terkadang saya bolos menulis, tapi saya berusaha untuk tidak meninggalkan lagi rumah blog saya. Untuk saat ini saya selalu menulis sehabis magrib atau sebelum subuh. Menurut saya waktu tersebut waktu yang paling enak untuk menulis. Kalau kata @Marita Ningtyas mah, blog itu ibarat rumah harus selalu dilihat dan dijaga.

28 komentar:

  1. Hwah terhura bacanya... :)
    Semangat brother di blog coaching batch 2-nya, semoga bisa menyelesaikan semua materinya sampai 3 bulan ke depan dan lulus dengan ilmu yang mumpuni. Amin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mudah-mudahan bisa selesai sampai akhir ... dan tidak di kick di tengah tengah

      Hapus
  2. Masya Allah, nemu satu lagi pak guru inspiratif setelah Pak Yonal. Tulisan Pak Hamdan juga bagus, nggak kalah sama Pak Yonal. Semoga semangat hingga akhir ya pak, biar nanti bisa ngajarin murid2nya ngeblog hehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jauh banget mbak kalau disandingkan sama pa Tinal.... Saya masih harus belajar ..
      Terimakasih motivasiny

      Hapus
  3. Kalau kata teman saya, "tidak apa yang penting berproses, walaupun langkah kecil." Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju banget ... Mudah mudahan dengan berkumpul di tengah tengah blogger hebat, saya jadi ikutan hebat

      Hapus
  4. Belajar konsistensi dari Kang Hamdan. Masih twrgbung di 1M1C, hehe. Ulfahmah nunggu siap dulu ah, baru gabung lagi. Oh ya,belajar ketulusan pula dari cerita buku digital yang dibagikan percuma.

    Semangat sampai akhir ya, Kang. Kita sama, sama-sama belajar di Blogspedia Coaching #2.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Amin... mudah mudahan sampai akhir, dan bisa memanage waktu dengan baik dan konsisten

      Hapus
  5. Pak Guru... Hal yang paling saya ingat tentang sosiologi adalah asal kata sosiologi yaitu sosio dan logos (pak tolong koreksi pak, sudah lebih dari satu dekade meninggalkan sekolah sma) wajah baru blognya pak, keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulilah masih ingat .... luar biasa

      Hapus
  6. Semua ada jalan, waktu dan hikmahnya. Dilanjut semoga sukses yaa....

    BalasHapus
    Balasan
    1. amin... mudah mudahan kita sama sama sukses di tempat yang berbeda

      Hapus
  7. Wah keren bgt pak guru :) pandemi juga membawa berkah ya. Jaman sekolah semua informasi kebanyakan di buku. Jaman sekarang bisa akses web dan langsng bisa akses informasinya. Semoga konsisten & semakin bermanfaat ya pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih dukungannya ... salam kenal dan silaturahim

      Hapus
  8. Fira Ibrahim.blogspot.com18 Juni 2021 07.53

    Salam madrasah hebat bermartabat pak..hhe
    sukses selalu untuk semuanya, terkhusus untuk kita guru madrasah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah ada temen satu perjuangan ... slaam silaturahim

      Hapus
  9. Masya Allah, keren sekali blognya sekaligus inspiratif, Pak.
    Jadi terbayang jika saja guru saya saat itu memberikan ilmu seperti bapak, pastinya akan mudah mengakses ketimbang beli buku dan menentengnya kemana-mana :')
    Semangat terus untuk menebar manfaat dan ilmu, Pak. :D

    BalasHapus
  10. Guru inspiratif, guru yang bisa memunculkan inovasi dan kreativitas berkreasi tanpa batas. Salut untuk Pak Hamdan. Semoga guru-guru lain bisa mengoptimalkan. Saya dulu sewaktu masih mengajar juga menggunakan blog, sayangnya hanya untuk bahan saja, dan parahnya saat ini sudah dihapus.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah-mudahan bisa istiqomah dan terus bermanfaat bagi orang lain

      Hapus
  11. Omg.. coba aja guru sekolahku kayak gini pasti ga dihajar tugas terus wkwkwk. Semoga guru sekolahku pada baca ini artikel deh wkwkwk. Tapi sayang sekali peminatan saya nggak ada sosiologi hmmm.. sangat menginspirasi sekali pak guru semoga bisa menjadi amalan jariah yang baik. Aminn

    BalasHapus
  12. Masya Allah sangat menginspirasi Bapak Guru... guru yang inspiratif Bapak, sharing ilmunya Bapak pasti sangat bermanfaat buat bahan belajar selama pandemi ini ya pak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. isnsyallah semoga saya bisa konsisten dan kita bisa saling share manfaat

      Hapus
  13. Selalu menginspirasi ya pak, keep sharing... Aku sama pak yonal juga d bpc 1 sayangnya aku kena kick wkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. pa yonal salah satu guru sekaligus teman yang memberikan inspirasi.. semoga Mba Manda juga bisa memberikan ilmunya buat saya

      Hapus
  14. Tulisannya menginspirasi nih pak guru :D seru banget baca Tulisanny..
    Kita sama" belajar yaa,, semoga selalu istiqomah dan bisa lulus sampai akhir.. Aamiin

    BalasHapus
  15. siap ... kita sama-sama belajar

    BalasHapus